Malang — Antusiasme masyarakat terhadap dunia pesantren terlihat begitu tinggi dalam gelaran Expo Pesantren 2026 yang diselenggarakan oleh PC RMI NU Kota Malang bekerja sama dengan Pusat Ma’had Al-Jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kamis (21/5/2026), di Gedung Sport Center (SC) UIN Malang.
Acara yang mengusung tema “Merajut Asa, Menebar Cinta, Meraih Cita” ini berhasil menyedot perhatian ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Sebanyak 35 pesantren se-Kota Malang turut ambil bagian dengan menampilkan kekhasan, program unggulan, serta kreativitas masing-masing pesantren.
Tidak hanya menjadi ajang promosi pesantren, Expo ini juga dimeriahkan oleh beragam kreasi santri dari berbagai pesantren, mulai dari Al-Banjari, Sholawat Kontemporer, Ghina Araby, Nasyid, Akustik, hingga penampilan solo vokal yang menambah semarak suasana.
Pengunjung datang tidak hanya dari Malang, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Banyak di antara mereka mengaku terkesan dengan keberagaman dan inovasi pesantren di Kota Malang.
“Saya senang sekali. Pesantren Kota Malang kreatif-kreatif,” ungkap Yamin, pengunjung asal Kalimantan.
Hal senada disampaikan Salsabila, pengunjung dari Jakarta.
“Mantap banget! Saya menemukan pesantren unik-unik di kota ini. Ternyata banyak sekali pesantren mahasiswa juga ya di Malang,” katanya penuh antusias.
Sementara itu, Hamdan asal Aceh mengaku dibuat kagum oleh beragam pilihan dan keunggulan yang ditawarkan pesantren-pesantren peserta expo.
“Bingung milih pesantrennya, karena sama-sama bagus dan kreatif. Ada tahfidz, khitobah, kepenulisan, bahasa, kajian kitab kuning, IT, dan DNA lainnya unik pokoknya,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Fauzan asal Madura, yang berharap kegiatan seperti ini mampu memperkuat identitas dan keberlanjutan tradisi pesantren.
“Harapan saya, santri dapat menjadi santri selamanya dengan memilih pesantren ini. Saya sangat mengapresiasi RMI NU Kota Malang yang menginisiasi kegiatan ini, juga Ma’had Al-Jami’ah yang memfasilitasi. Keren habis,” katanya.
Ketua RMI NU Kota Malang, Dr. H. Halimi Zuhdy, M.Pd., M.A., menyampaikan bahwa Expo Pesantren menjadi ruang penting untuk memperlihatkan wajah pesantren yang adaptif, kreatif, dan tetap berpijak pada nilai-nilai keilmuan serta tradisi.
“Pesantren hari ini tidak hanya menjaga tradisi keilmuan dan akhlak, tetapi juga terus berkembang dalam bidang bahasa, teknologi, kepenulisan, kepemimpinan, hingga pengembangan bakat santri,” ujarnya.
Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pengembangan Pesantren UIN Malang, Prof. Dr. KH. Asrori Alfa, Kasi Pontren Kota Malang Bapak H. Sukirman, Pengasuh Ma’had Al-Jami’ah, jajaran Pengurus RMI NU Kota Malang, para pengasuh pesantren, serta para pengurus dan tamu undangan lainnya.
Melalui kegiatan ini, RMI NU Kota Malang bersama Pusat Ma’had Al-Jami’ah UIN Malang berharap masyarakat semakin mengenal keberagaman, kualitas, dan kontribusi pesantren dalam membangun generasi berilmu, berakhlak, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.
